Tampilkan postingan dengan label peanuts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peanuts. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juli 2011

serangan belanja buku

buku buku yang saya beli belakangan (dua hari) ini, hmm...

komik! ya sudah lama saya tidak memabaca komik yang serius atau (yang kerennya disebut) graphic novel. sudah lama karena selain tidak ada referensi dan juga keterbatasan uang saku.

alasan saya membeli buku humor playboy ini saya karena gambar di bawah ini.

lihat lebih jelas,

ya!!

buku kumpulan komik Peanuts dalam bahasa jerman, jadi Charlie Braun und Seine Freunde.

kumpulan cerpen dari salah satu majalah favorit saya, The New Yorker.

ini daftar yang nulis, yang entah kapan akan terbaca semua.

komik ini sebenarnya saya sudah punya, tapi lagi didiskon di gramedia, :D

ceritanya sama dengan di atas, saya sudah punya juga. Marjane Satrapi (terkenal dengan Persepolis, yang sudah dibuat film) adalah salah satu komikus yang paling saya sukai, cerita di komik ini sangat bagus sekali, percaya deh kalian harus punya komik ini.

saya belum pernah membaca serial Lord of The Ring, tapi saya sudah baca buku Hobbit, dan jatuh cinta terhadap cerita dan petualangannya. buku ini sudah saya punya versi lamanya, jadi versi ini mungkin akan disimpan saja.

alasan saya membeli buku kecil ini adalah selain saya sangat suka filmya, gambar gambar di buku ini sangat bagus.


sama seperti alasan di atas, tapi gambar gambar di buku ini adalah kolase kertas yang bagus sekali.


buku dongeng klasik adalah teman tidur saya akhir akhir ini, apalagi yang gambarnya bagus.

serial komik kesukaan saya, Usagi Yojimbo, tapi saya agak lupa apakah saya sudah punya yang nomer ini atau belum (karena seingat saya, saya belum punya nomer terakhir, coba kita cari di kamar saya yang lagi direnovasi, huh!).

buku ini saya beli tanpa alasan, siapa butuh alasan jika melihat buku Roald Dahl didiskon??

Minggu, 11 Juli 2010

jalan jalan hari minggu.

semula saya berpikir perasaan patah hati hanya ada di dalam pikiran, yang berarti, pikir saya kemudian, saat saya sakit hati akan dapat mudah untuk dihilangkan dengan cara tidak memikirkannya. tapi, ternyata rasanya lebih dari itu, rasanya seperti ada yang menekan di dalam rongga dada, menekan membuat sesak dan sakit.

maaf dengan kalimat pembukaan yang seperti itu, tapi itulah perasaan saya beberapa hari ini. saya membutuhkan pengalih, saya butuh kegiatan dan teman. dan hari minggu ini mungkin saat yang tepat.

akhirnya saya janjian untuk bertemu seorang teman yang sebenernya baru saya kenal, namun saya merasa sangat cepat untuk akrab (dan cukup kurang ajar juga) dengannya, namanya Ika Vantiani.

kami bertemu di taman puring, tepatnya di sebuah toko buku yang isinya sangat luar biasa, sangat bagus. namun sayang saya tidak dalam keadaan baik untuk buku buku seperti itu (siapa yang baca stiglitz waktu lagi sedih?), jadinya saya hanya memilih buku buku tertentu dan sebuah kartu pos yang memang benar benar saya inginkan.

ini adalah katu pos snoopy, sayang tidak ada charlie brownnya. kartu ini akan saya berikan untuk tika yang sangat suka snoopy. oh ya, kartu pos ini masih baru, belum terpakai.

saya selalu tergila gila dengan buku buku keluaran mad. buku ini tentang petunjuk bertahan hidup sebagai siswa. kartunisnya sebagian adalah kartunis mad generasi baru, tapi masih ada beberapa kartun karya don martin.

saya agak terlambat mengenal taar, tapi saya rasa saya akan menyukai komik ini.

buku ini sangat lucu, pertama karena ini melibatkan peanuts, dan kedua isinya tentang pelajaran agama. buku ini diterbitkan oleh divisi pendidikan agama gereja gereja di amerika.

dan yang ajaib adalah koran komik strip independent sunday press-telegram bertanggal 24 juni 1956. isinya antara lain ada komik dennis the manace (hank ketcham), nancy (ernie bushmiller), archie (bob montana), dan pogo (walt kelly).

sehabis dari toko buku saya dan ika menjelajah lapak barang barang bekas. dan saya menemukan ini.

sebuah tempat lilin aroma terapi berbentuk snoopy. dan sekali lagi saya akan memberikannya kepada tika. agak kotor memang, tapi sampai di rumah saya segera membersihkannya.

di lapak barang bekas itu saya saya tidak menemukan lagi barang yang menarik selain snoopy tadi dan sebuah patung keramik kecil berbentuk bayi merangkak yang mengingatkan saya terhadap karakter edward gorey, tapi harganya terlalu mahal dan penjualnya nyebelin, jadi saya ucapkan kepadanya, "makan aja tu patung!".

setelah itu ika punya ide, bagaimana jika kita mengunjungi pasar loak kebayoran lama, ide yang sangat luar biasa, karena di sana lah saya mendapatkan ini,

sebuah kotak perhiasan dengan badut yang bisa menari dan mengeluarkan lagu ketika lacinya dibuka. kalian bisa lihat video di bawah ini untuk lebih jelasnya.


setelah dari kebayoran lama kami ke sebuah taman yang sangat menyenangkan. saya lupa namanya, tapi taman ini terletak di belakang kios kios penjual burung jalan barito. taman ini cukup sepi, sejuk tapi sayangnya banyak nyamuk.

ya, begitulah jalan jalan hari minggu ini. sangat membantu untuk melewati saat berat yang saya alami. ya, semuanya ini karena ika.

dan saya tidak akan bosan untuk mengucapkan, "terimakasih ika!!"

oh ya, sebenarnya perjalanan ini tidak berhenti sampai di sini, saya juga sempat berkunjung ke rumah ika, sebuah tempat yang sebenarnya ingin sekali saya kunjungi sedari saya masih menjadi anak sma, jauh lama sekali sebelum saya mengenalnya. itu nanti saja ceritanya, karena di tempat itu saya melakukan kebodohan mirip saya lakukan terhadap pacar ika.

mungkin sebuah pelajaran dari badut saya tadi, bahwa seorang badut walaupun dia terjatuh berkali kali dia akan bangun lagi dengan senyum dan gembira. tapi saya bukan seorang badut, saya akan tetap bangun sehabis terjatuh tapi saya tidak akan menyembunyikan perasaan sedih saya.

Sabtu, 13 Februari 2010

1302010

The last original Peanuts strip printed ten years ago.

Photobucket
Charles Monroe Schulz
(November 26, 1922 – February 12, 2000)

Sabtu, 06 Februari 2010

saya mulai mencintai charlie brown


baru natal kemarin saya menghadiahkan kepada prastika lestari sebuah buku kecil berjudul the joy of a peanuts christmas, 50 years of holiday comics. buku ini merupakan kumpulan komik strip dari kelompok peanuts karya Charles Schulz, yang semuanya bertema natal.

setelah ikut membacanya saya pun jatuh cinta kepada salah seorang dari kelompok tersebut, yaitu charlie brown. kesialannya dan kebodohannya yang lugu, membuat charlie brown gagal dalam tiap usaha yang dilakukannya. di buku ini charlie brown dideskripsikan sebagai " a born loser who never loses hope", hm,, betapa menggemaskannya karakter ini.

saya membayangkan charlie brown adalah proyeksi dari Charles Schulz sendiri. kata wikipedia keduanya memiliki kesamaan sebagai anak tukang cukur. namun biarpun begitu, karya karya Schulz dideskripsikan sebagai "most shining example of the American success story", sedangkan charlie brown adalah contoh dari "the great American un-success story".

beberapa hari lalu ketika saya mengunjungi sebuah pusat pertokoan bernama bandung indah plaza, saya melihat mainan charlie brown. saya pun membelinya, untuk dijadikan sogokan kepada prastika lestari yang sedang marah marah (padahal di dalam hati saya juga ingin memilikinya). mainan ini agak mirip seperti grin karya Ron English yang selalu saya idam idamkan namun tidak pernah mampu terbeli. mainan ini berukuran tinggi sekitar 5 inci, dan memiliki cat detail yang lumayan baik.


his dog calls him "that round-headed kid" and his friends sometimes call him "blockhead," but everyone knows him by his full name.