Jumat, 18 Juni 2010

Hobbit

alangkah menyenangkan mendapat hadiah selain di hari ulang tahun. baru baru ini dalam liburan saya ke bandung boit memberi saya buku Hobbit karangan John Ronald Reuel Tolkien. buku ini terjemahan bahasa indonesia yang di terbitkan gramedia tahun 1977.

dalam dalam dua hari ini saya tidak dapat lepas dari buku ini. sudah lama sebenarnya saya susah untuk membaca buku sampai habis kecuali buku anak anak bergambar atau komik (saya merasa berhutang kepada buku Kitab Omong Kosong dan Local Opposition and Underground Resistance to The Japanese in Java 1942-1945). dan baru akhir akhir ini saya merasa kembali nyaman untuk membaca buku yang didominasi tulisan, sebelum membaca Hobbit saya berhasil membaca Kisah Despereaux karangan Kate DiCamillo.

dulu saya tidak tertarik untuk membaca karya Tolkien, terutama serial The Lord of The Ring, karena berpikir ceritanya akan sangat panjang, dan akan membuat saya bosan. dan saya tidak pernah mencoba untuk sedikit saja membacanya. tapi waktu berkunjung ke omuniuum saya tertarik dengan buku kecil ini, yang menurut saya masih masuk akal untuk dibaca orang seperti saya.

dan buku ini sangat menarik dan seru. bercerita tentang petulangan seorang hobbit bernama Bilbo Baggins bersama Gandalf sang ahli sihir dan 13 orang bajang, yang bersama sama hendak merebut kembali harta karun nenek moyang orang bajang yang dikuasai naga jahat bernama Smaug. dan dalam perjalanannya mereka mengahapi banyak kejadian yang seru dan ajaib.

dan ketika tulisan ini mulai menyerupai review buku, saya akan memberitahu kepada kalian beberapa hal yang mungkin cukup berguna untuk suatu hari nanti:
- hobbit lebih kecil dari orang bajang.
- mereka mencintai ketenangan dan menjauhi petualangan.
- orang bajang yang paling baik sekalipun akan sangat mudah untuk menjadi tamak.
- hati hati dengan bangsa jin, apalagi setelah jin besar mati terbunuh.
- hati hati bila bertemu beruang di tepi hutan Mirkwood, mungkin itu Beorn yang sedang berubah wujud.
- jangan keluar dari jalan setapak dalam hutan Mirkwood, apapun alasannya!
- naga sangat tajam penciumannya.
- jangan pernah menertawakan naga yang masih hidup!
- dan sayangi temanmu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar