suatu hari ketika saya sangat sedih, seorang teman heran.
dan dia menceritakan sebuah cerita kepada saya,
Novia Tirtarahayu: gw cerita aja ya
Novia Tirtarahayu: tentang biji pepaya yang suka ngeliat gelembung sabun
Novia Tirtarahayu: biar lo ga usah mikir
Novia Tirtarahayu: hehe
Novia Tirtarahayu: gw yang cerita aja
Novia Tirtarahayu: jadi ada biji pepaya
Novia Tirtarahayu: dia merasa jelek
Novia Tirtarahayu: item
Novia Tirtarahayu: kecil
Novia Tirtarahayu: ngga mulus lagi
Novia Tirtarahayu: dia suka ngeliat gelembung sabun
Novia Tirtarahayu: karena mulus
Novia Tirtarahayu: bening, kalau kena sinar warna warni kayak pelangi
Novia Tirtarahayu: bisa terbang2 lagi
Novia Tirtarahayu: suatu hari si biji pepaya ini nyentuh tanah
Novia Tirtarahayu: dan dia disiram hujan
Novia Tirtarahayu: dia mengalami perubahan bentuk tubuh, yang menurut dia aneh
Novia Tirtarahayu: dia pun pecah dan tumbuh kecambah
Novia Tirtarahayu: ternyata dia sadar
Novia Tirtarahayu: ngga ada yang kekal
Novia Tirtarahayu: ngga kejelekan dia yang item kecil jelek keriput
Novia Tirtarahayu: ataupun cantiknya si gelembung sabun
Novia Tirtarahayu: yang ketika disentuh telunjuk anak kecil pecah
Novia Tirtarahayu: ok deh gw diem aja
akhir yang aneh tapi saya suka cerita ini.
nov, makasih ya, lain kali gw yang akan mengangguri lo merah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

iya ceritanya bagus!terimakasih sudah menuliskannya disini ya fransis!
BalasHapus