Senin, 12 Juli 2010

hal hal yang menyenangkan no.4

hari senin (12 juli 2010)

biji pepaya yang suka ngeliat gelembung sabun

suatu hari ketika saya sangat sedih, seorang teman heran.
dan dia menceritakan sebuah cerita kepada saya,

Novia Tirtarahayu: gw cerita aja ya
Novia Tirtarahayu: tentang biji pepaya yang suka ngeliat gelembung sabun
Novia Tirtarahayu: biar lo ga usah mikir
Novia Tirtarahayu: hehe
Novia Tirtarahayu: gw yang cerita aja
Novia Tirtarahayu: jadi ada biji pepaya
Novia Tirtarahayu: dia merasa jelek
Novia Tirtarahayu: item
Novia Tirtarahayu: kecil
Novia Tirtarahayu: ngga mulus lagi
Novia Tirtarahayu: dia suka ngeliat gelembung sabun
Novia Tirtarahayu: karena mulus
Novia Tirtarahayu: bening, kalau kena sinar warna warni kayak pelangi
Novia Tirtarahayu: bisa terbang2 lagi
Novia Tirtarahayu: suatu hari si biji pepaya ini nyentuh tanah
Novia Tirtarahayu: dan dia disiram hujan
Novia Tirtarahayu: dia mengalami perubahan bentuk tubuh, yang menurut dia aneh
Novia Tirtarahayu: dia pun pecah dan tumbuh kecambah
Novia Tirtarahayu: ternyata dia sadar
Novia Tirtarahayu: ngga ada yang kekal
Novia Tirtarahayu: ngga kejelekan dia yang item kecil jelek keriput
Novia Tirtarahayu: ataupun cantiknya si gelembung sabun
Novia Tirtarahayu: yang ketika disentuh telunjuk anak kecil pecah
Novia Tirtarahayu: ok deh gw diem aja

akhir yang aneh tapi saya suka cerita ini.
nov, makasih ya, lain kali gw yang akan mengangguri lo merah.

Minggu, 11 Juli 2010

jalan jalan hari minggu.

semula saya berpikir perasaan patah hati hanya ada di dalam pikiran, yang berarti, pikir saya kemudian, saat saya sakit hati akan dapat mudah untuk dihilangkan dengan cara tidak memikirkannya. tapi, ternyata rasanya lebih dari itu, rasanya seperti ada yang menekan di dalam rongga dada, menekan membuat sesak dan sakit.

maaf dengan kalimat pembukaan yang seperti itu, tapi itulah perasaan saya beberapa hari ini. saya membutuhkan pengalih, saya butuh kegiatan dan teman. dan hari minggu ini mungkin saat yang tepat.

akhirnya saya janjian untuk bertemu seorang teman yang sebenernya baru saya kenal, namun saya merasa sangat cepat untuk akrab (dan cukup kurang ajar juga) dengannya, namanya Ika Vantiani.

kami bertemu di taman puring, tepatnya di sebuah toko buku yang isinya sangat luar biasa, sangat bagus. namun sayang saya tidak dalam keadaan baik untuk buku buku seperti itu (siapa yang baca stiglitz waktu lagi sedih?), jadinya saya hanya memilih buku buku tertentu dan sebuah kartu pos yang memang benar benar saya inginkan.

ini adalah katu pos snoopy, sayang tidak ada charlie brownnya. kartu ini akan saya berikan untuk tika yang sangat suka snoopy. oh ya, kartu pos ini masih baru, belum terpakai.

saya selalu tergila gila dengan buku buku keluaran mad. buku ini tentang petunjuk bertahan hidup sebagai siswa. kartunisnya sebagian adalah kartunis mad generasi baru, tapi masih ada beberapa kartun karya don martin.

saya agak terlambat mengenal taar, tapi saya rasa saya akan menyukai komik ini.

buku ini sangat lucu, pertama karena ini melibatkan peanuts, dan kedua isinya tentang pelajaran agama. buku ini diterbitkan oleh divisi pendidikan agama gereja gereja di amerika.

dan yang ajaib adalah koran komik strip independent sunday press-telegram bertanggal 24 juni 1956. isinya antara lain ada komik dennis the manace (hank ketcham), nancy (ernie bushmiller), archie (bob montana), dan pogo (walt kelly).

sehabis dari toko buku saya dan ika menjelajah lapak barang barang bekas. dan saya menemukan ini.

sebuah tempat lilin aroma terapi berbentuk snoopy. dan sekali lagi saya akan memberikannya kepada tika. agak kotor memang, tapi sampai di rumah saya segera membersihkannya.

di lapak barang bekas itu saya saya tidak menemukan lagi barang yang menarik selain snoopy tadi dan sebuah patung keramik kecil berbentuk bayi merangkak yang mengingatkan saya terhadap karakter edward gorey, tapi harganya terlalu mahal dan penjualnya nyebelin, jadi saya ucapkan kepadanya, "makan aja tu patung!".

setelah itu ika punya ide, bagaimana jika kita mengunjungi pasar loak kebayoran lama, ide yang sangat luar biasa, karena di sana lah saya mendapatkan ini,

sebuah kotak perhiasan dengan badut yang bisa menari dan mengeluarkan lagu ketika lacinya dibuka. kalian bisa lihat video di bawah ini untuk lebih jelasnya.


setelah dari kebayoran lama kami ke sebuah taman yang sangat menyenangkan. saya lupa namanya, tapi taman ini terletak di belakang kios kios penjual burung jalan barito. taman ini cukup sepi, sejuk tapi sayangnya banyak nyamuk.

ya, begitulah jalan jalan hari minggu ini. sangat membantu untuk melewati saat berat yang saya alami. ya, semuanya ini karena ika.

dan saya tidak akan bosan untuk mengucapkan, "terimakasih ika!!"

oh ya, sebenarnya perjalanan ini tidak berhenti sampai di sini, saya juga sempat berkunjung ke rumah ika, sebuah tempat yang sebenarnya ingin sekali saya kunjungi sedari saya masih menjadi anak sma, jauh lama sekali sebelum saya mengenalnya. itu nanti saja ceritanya, karena di tempat itu saya melakukan kebodohan mirip saya lakukan terhadap pacar ika.

mungkin sebuah pelajaran dari badut saya tadi, bahwa seorang badut walaupun dia terjatuh berkali kali dia akan bangun lagi dengan senyum dan gembira. tapi saya bukan seorang badut, saya akan tetap bangun sehabis terjatuh tapi saya tidak akan menyembunyikan perasaan sedih saya.

Jumat, 09 Juli 2010

Art on Poskart (ruang rupa 9 - 25 juli 2010)

























Ruang Rupa

Jalan Tebet Timur Dalam Raya no. 6

Jakarta

Rabu, 07 Juli 2010

saya menginginkan sebuah rak buku!

belakangan ini banyak teman saya yang menginginkan macam macam, ada yang mau punya sepeda fixed gear, ada yang mau punya anjing chow chow, ada yang mau sepatu doc mart, saya juga terkena demam keinginan itu, saya menginginkan sebuah rak buku. alasannya karena buku saya menumpuk dalam kardus dan sangat berantakan.

ibu saya yang mendengar keinginan itu, tiba tiba membawa pulang kayu kayu bekas bungkus mesin dari kantornya, kayu kayu ini masi bisa untuk dibuat rak. tapi saya selalu menunda pembangunan rak ini, sampai pada hari selasa (6 juli) dini hari ibu saya keluar kamar sambil berkata, "mami sedih ngeliat kamu, tapi ga bisa ngomong apa apa. hidup kok ga ada apa apa." perkataan itu membuat saya membulatkan tekat untuk membangun sebuah rak buku.

dan hari ini terjadilah rak buku ini.

saya merasa senang dan mulailah timbul banyak ide tentang kegunaan rak buku ini.

pertama mungkin saya gunakan sebagai tempat memajang buku yang sampulnya saya anggap keren.

kedua sebagai tempat memajang botol botol bekas warna warni.

ketiga untuk memajang patung patung keramik dan resin, juga beberapa mainan yang cukup besar.

mungkin juga tempat koleksi mainan mazinger, getter robo dan devilman saya yang ternyata belum dibongkar dari bungkusnya.

atau sebagai tempat barang antik.

tempat koleksi jam yang baru sedikit.

mungkin juga tempat mainan kaleng saya yang sebagian masih di bandung dan mungkin akan ramai bila digabungkan.

dan yang paling seru jika kesemua pesawat telepon yang saya miliki dapat dikumpulkan di atasnya.

tapi semua ide itu gagal. karena dengan sangat sialan rak tingkat pertama sudah jebol ketika saya mencoba merapikan buku buku saya dibawah ini.

dan yang lebih menyebalkan lagi rak buku itu kemungkinan tidak akan cukup untuk memuat buku buku saya yang tiba tiba menggunung di kamar saya.

dan sekarang saya mulia berpikir, dimana saya akan tidur malam ini, menyebalkan!